"For fun and smart children"
Setiap anak itu unik. Setiap anak BERBEDA.
Mereka punya KEKHASAN masing-masing. Perbedaan itu sudah ada bahkan sejak dalam kandungan. Seiring perkembangan anak, perbedaan masing-masing anak makin lama makin besar. Tuhan Sang Maha Pencipta menjadikan manusia dengan keunikannya masing-masing. Orang tua perlu menghargai keunikan itu dan mencontohkan agar menghargai keunikan diri sendiri dan semua ciptaan Tuhan.
Si Bolang yang selalu memiliki ide-ide dan pemikiran di luar kebiasaan anak-anak pada umumnya, sering dibilang aneh oleh beberapa temannya. Ya, misalnya ketika dia bercerita dengan sangat detil mengenai mesin-mesin pesawat, berimajinasi bagaimana caranya menggerakan bumi menuju tempat-tempat tertentu, atau mengajak bermain lego technic yang diperuntukan untuk anak 15 tahun ke atas sedangkan teman-teman seumurannya yang masih 6 tahunan masih belum mengerti cara memainkannya.
Si bolang menjadi cukup sering bertanya apa itu aneh. Saya pun berusaha memberitahukan bahwa setiap orang itu unik dan terkadang keunikan seseorang sulit dipahami oleh orang lain sehingga orang tersebut dibilang aneh. Yang perlu dipelajari oleh si bolang adalah cara mengungkapkan ide-ide uniknya agar bisa lebih mudah dipahami oleh orang-orang di sekitarnya.


Berangkat dari pengalaman pribadinya, si bolang akhirnya terinspirasi membuat buku “Aku Suka Rambutku” yang bercerita tentang keunikan setiap manusia. Karena setiap manusia itu berbeda satu sama lainnya. Mereka punya kekhasan masing2. Sedangkan ilustrasi tokoh utama buku Aku Suka Rambutku sebetulnya menggambarkan tentang rambut adiknya yang selalu berdiri dan memiliki 2 pusaran (unyeng-unyeng), lalu diadaptasi sesuai dengan imajinasi si bolang.



Yang special dari buku ini adalah, ide si bolang yang menambahkan aktivitas bermain dan bergambar di dalamnya. Ah, sudah pasti saya bangga sekali melihatnya!


Salah satu halaman di dalam buku Aku Suka Rambutku

Salah satu halaman aktivitas di dalam buku Aku Suka Rambutku
Semoga kita selalu bisa menghargai keunikan anak dan memberikan contoh ke anak2 agar menghargai keunikan diri mereka dan semua ciptaan Tuhan.
